Hi sahabat PPI semuanya. Akhirnya setelah sekitar dua bulan vakum, web PPI Kansai kembali lagi dengan tampilan barunya yang lebih segar dan kekinian. Dalam rangka perkenalan web baru ini, dan juga masih pada moment pergantian kepengurusan PPI Jepang, kita akan membahas seputar, perkenalan, perjumpaan dan keakraban.

Sapporo, ini adalah pertama kalinya aku menginjakkan kaki di Hokaido. Aku datang sebagai perwakilan PPI Kansai dalam acara Kongres PPI Jepang. Awal datang, langsung disambut oleh Mas Wahyu dari PPI Hokaido, beliau menemani makan ke Warung Jawa, pesan bakso kemudian langsung ke apato Mas Jamal yang menjadi penginapanku.

Pagi hari, sekitar jam 08.00 kami sudah siap untuk berangkat, aku bersama Mas Kiswanto dan Stefan dari PPI Kanto berangkat bersama karena kami di apato yang sama. Setelah berjalan sebentar menuju Hokaido University kami bertemu dengan teman-teman lain rombongan dari PPI Kanto.

Suasana yang dibangun dalam setiap pertemuan dengan teman-teman PPI Wilayah lain ialah suasana kekeluargaan yang sangat mengakrabkan. Mereka mengobrol denganku tanpa canggung, seolah sudah kenal lama, padahal usia saja kami masih saling menebak.

Kongres PPI Jepang 2016

Di ruang Kongres, aku bertemu lebih banyak lagi anggota PPI Wilayah lain, sapaan hangat dan senyuman selalu menjadi awal sebelum percakapan. Khas sekali budaya Indonesia yang ramah. Walaupun pemilihan tempat duduk terpisah untuk masing-masing korda, tetapi tidak ada perselisihan berarti. Apalagi setelah sambutan dari Mas Shofa ketua PPI Hokaido yang unik dan berkesan, benar-benar mencairkan suasana.

Ramah-tamah pada momen istirahat memang sangat pas. PPI Hokaido menyiapkan cemilan dan minuman, kami menikmatinya sembari mengobrol. Menurutku dalam pertemuan-pertemuan seperti ini, kita harus cepat akrab, harus langsung cair, melebur, saling mewarnai dan melengkapi. Jangan malu, sungkan, apalagi bungkam, kita tidak punya waktu untuk itu. Karena semua yang hadir pasti sadar kalau pertemuan ini singkat, maka segeralah bersahabat.

Ruang sidang yang sebelumnya aku kira akan sangat serius karena banyak senior yang akan datang, justeru malah sangat santai dan nyaman karena senior-senior ini yang memulai dengan candaan dan gurauan. Akhirnya yang muda berani berpendapat dan yang senior akan memberikan kebijaksanaanya. Tidak ada kesenggangan antar usia, walaupun jujur yah, angkanya tetap berbeda. Haha

Kongres berlangsung dengan aman, walaupun selesainya agak terlambat karena ada banyak masukan untuk ADART dan beberapa hal terkait kepengurusan selanjutya. Harapannya kongres ini merupakan ajang diskusi agar dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerja PPI Jepang ke depannya, oleh karena itu setiap permasalahan harus kita bahas tuntas, disini, tidak ada nanti atau besok. Sekarang!

Di akhir kongres yang cukup sengit, terpilih Mas Pandu Utama Manggala sebagai Ketua PPI Jepang Periode 2016/2017. Sedangkan posisi Badan Pengawas PPI Jepang ialah Galih Ramadana Suwito. Keduanya merupakan orang luar biasa yang akan memimpin generasi terbaik PPI di seluruh Jepang.

Malam Keakraban

Selesai kongres, kami masih belum puas mengakrabkan diri. Ya seperti yang aku bilang, pertemuan ini akan sangat singkat, semua sadar itu dan semua tidak akan membiarkan malam ini berlalu begitu saja. Kami melanjutkan kebersamaan di sebuah cafe India dekat Hokaido University. Jika selama di Kongres suasananya lebih serius dan fokus untuk membahas langkah organisasi ke depan, di hadapan meja makan tentu saja berbeda bahasannya.

Kalau kataku sih.. Di depan meja makan kita semua sama.. Sama-sama mau makan. Hahaha.. Jadi obrolan ini sembari menghibur diri karena santapan belum juga datang. Tetapi kami bisa lebih mengenal teman-teman PPI, bisa dapat cerita dari wilayah lain di Jepang, bahkan perbandingannya dengan wilayah lain di Indonesia. Karena kami berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, kemudian belajar di berbagai wilayah di Jepang, akhirnya di depan meja makan ini bisa mendapatkan banyak rasa.

Seberapa Serunya PPI Jepang?

Ingin tahu betapa serunya PPI Jepang? Seseru punya keluarga baru, keluarga besar, dan ini tersebar di seluruh wilayah di Jepang. Terlalu berwarna, terlalu asik dan sulit untuk dilukiskan. Bagaimana kalau kamu langsung saja bergabung dengan PPI Jepang?

Yuuk.. Terutama bagi para jomblo, biar seengaknya bisa merasakan punya keluarga baru di Jepang. 😀

Dalam waktu dekat PPI Jepang Akan membuka pendaftaran. Bagi kalian yang ingin join, silahkan pantengin FB PPI Jepang dan IG: @ppijepang
Thanks!

Mahfuzh Huda

2 Comments

Leave a Comment