Author: ppikansai

Rapat Koordinasi: KJRI Osaka Ajak PPI Saling Berkolaborasi Promosikan Indonesia

OSAKA (11/30) – PPIJ Korda Kansai dan Komsat di bawahnya, PPIJ Korda Chugoku dan Komsat di bawahnya (PPIJ Hiroshima dan PPIJ Yamaguchi), PPIJ Komsat Fukui, PPIJ Komsat Mie, PPIJ Komsat Ehime, dan PPIJ Komsat Kagawa melaksanakan rapat koordinasi dengan KJRI Osaka. Dari wilayah Kansai hadir 14 perwakilan yang berasal dari PPIJ Korda Kansai (Radityo Pangestu, Kristoforus Celli dan Devy Setiorini), PPIJ Komsat Kyoto-Shiga (Bramantyo Wikantyoso), PPIJ Komsat Osaka-Nara (M. Maulana Malikul Ikram, Zhafira Aqyla, David, Faris Dinulhaq dan Pramesti Istiandari), PPIJ Komsat Tokushima (M. Reza Pahlevi), PPIJ Komsat Okayama (Stephany Tumewu dan Peni Astrini), serta PPIJ Komsat Kobe (Fajar Ajie Setiawan dan Adam Prabata).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan kegiatan PPI dan KJRI di tahun 2020. Di awal acara, Pak Mirza Nurhidayat selaku Konsul Jenderal KJRI Osaka menjabarkan pentingnya mempromosikan budaya dan keunggulan SDA yang dimiliki Indonesia kepada masyarakat Jepang dalam rangka meningkatkan perekonomian Indonesia. Dalam hal ini, peran WNI di Jepang, khususnya pelajar, sangat krusial sehingga KJRI mengajak seluruh pelajar untuk aktif memperkenalkan Indonesia di lingkungan kampusnya. Di samping itu, Pak Mirza juga menjelaskan harapannya untuk menjadikan pola kerjasama antara KJRI dan WNI di Jepang Barat yang telah terjalin baik selama ini sebagai model lingkungan diaspora yang layak untuk dicontoh oleh kedutaan di wilayah/negara lainnya.

Selain itu, KJRI memiliki target prioritas yang berkaitan dengan penguatan kerjasama ekonomi Indonesia-Jepang, penguatan people-to-people contact, serta perlindungan dan pemberdayaan WNI. Untuk mencapai hal-hal tersebut, KJRI Osaka telah merencanakan beberapa kegiatan di tahun 2020, di antaranya Osaka Seafood Show, International Jewelry Kobe, Business Matching Forum, Pameran Promosi Investasi, Festival Indonesia-Jepang, Penggalangan Asosiasi Persahabatan Indonesia-Jepang, Warung Konsuler, Diskusi ilmiah pelajar/mahasiswa, dan lain-lain. Sejalan dengan visi KJRI tersebut, PPI Kansai memiliki kegiatan utama setiap tahun yang memenuhi unsur kekeluargaan, keilmuan, dan kebangsaan.

Nilai kekeluargaan ditumbuhkan melalui kegiatan olahraga tahunan, yaitu Badminton Kansai Cup (BKC) dan Pekan Olahraga Masyarakat (PORMAS). BKC tahun depan merupakan perayaan kelima dari acara tahunan tersebut. Panitia pelaksana kali ini merupakan kolaborasi antara PPI Okayama dan Tokushima. Dengan demikian, ini merupakan kali pertama program utama PPI Kansai dilaksanakan oleh dua komisariat. PORMAS tahun depan pun tidak akan kalah menarik. Beberapa games khas Indonesia seperti tarik tambang dan balap karung pun direncanakan untuk dilombakan. PORMAS yang akan dilaksanakan di Osaka ini akan mengusung tema festival agar dapat menarik perhatian masyarakat Jepang sekitar.

Nilai keilmuan diimplementasikan dalam acara Kyoto Youth Conference, yang akan mengusung tema “Sustainable Cities and Communities” dan melibatkan tiga cabang ilmu, yaitu life science, engineering science, dan social science. Pemilihan tema tersebut dilatarbelakagi oleh rencana pemerintah Indonesia untuk memindahkan ibukota ke Kalimantan, sehingga dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan output yang dapat mendukung program tersebut. Selain itu, PPI Okayama juga akan mengadakan acara Robofest di tahun depan. Pelaksanaan kembali acara ini mendapat apresiasi yang besar dari pihak KJRI, mengingat potensi output kegiatan ini dapat menumbuhkan bibit-bibit start-up yang dapat dikembangkan di Indonesia ataupun Jepang. Kedua acara akan diselenggarakan pada bulan Agustus tahun depan.

Terakhir, kegiatan yang tak kalah penting adalah Indonesia Talent Show yang akan diselenggarakan oleh PPI Kobe. Acara ini mengadopsi konsep Indonesia’s Got Talent: peserta unjuk gigi menampilkan pertunjukan seni di hadapan juri. Bedanya, peserta wajib menampilkan kesenian khas Indonesia. Untuk meramaikan acara, panitia pun akan mengundang komunitas Kobe Indonesia Society (KIS) dan influencer kenamaan di Jepang. Acara ini diharapkan dapat menjadi media promosi kebudayaan Indonesia di Jepang.

Sebagai penutup, KJRI mengingatkan pentingnya kerjasama antar PPI untuk mempromosikan acaranya masing-masing. Hal-hal sederhana seperti saling tag dan repost kegiatan dirasa penting untuk membuat impact kegiatan yang dilaksanakan semakin besar. Acara diakhiri dengan foto bersama semua peserta rapat koordinasi.

PPI Kansai Dorong Diaspora Indonesia Berinvestasi

IBARAKI (11/23) – PPI Kansai bekerjasama dengan beberapa lembaga keuangan terkemuka di Indonesia seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Pegadaian, mengadakan seminar pada 23 November 2019 di Ritsumeikan University, Ibaraki. Seminar yang diikuti oleh 185 pelajar dan tenaga kerja Indonesia di Jepang ini mengangkat tema “Diaspora Melek Investasi,” yang digelar sebagai upaya untuk meningkatkan kepekaan dan keingintahuan diaspora Indonesia di Jepang terhadap pengelolaan keuangan dan investasi.

Pembukaan acara dimeriahkan oleh sanggar budaya PPI Osaka-Nara yang membawakan pertunjukan angklung khas Indonesia. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PPI Kansai Radityo Pangestu, diikuti dengan sambutan Konsul Ekonomi KJRI Osaka Pranowo Prawirokusumo. Keduanya membawa semangat yang sama, yakni dengan diselenggarakannya acara ini diharapkan dapat memunculkan calon-calon investor baru dari diaspora Indonesia di Jepang yang mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia kedepannya. Acara pun dibuka secara simbolis dengan penyerahan plakat dari pihak OJK dan BEI kepada pihak KJRI Osaka dan PPI Kansai.

Acara dibuka secara simbolis dengan penyerahan plakat

Sebagai pemateri pertama, Direktur Literasi dan Edukasi OJK Horas Tarihoran membawakan topik “Literasi Keuangan: Generasi Milenial.” Disamping mengenalkan lembaga keuangan OJK yang bertugas menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia, beliau mengungkap tren dari generasi milenial yang cenderung kurang bijaksana dalam mengelola keuangan. Hal ini dapat dilihat dari perilaku umum generasi milenial yang menghabiskan uang untuk kenyamanan dan gaya hidup. Beliau bahkan menekankan jika tren ini terus berlanjut, riset memprediksi bahwa pada tahun 2020 sebesar 95% milenial terancam tidak mampu membeli rumah dan menjadi tunawisma. Hal ini memotivasi beliau untuk mengajak para milenial untuk lebih peka terhadap pengelolaan finansial.

Pemateri berikutnya, Head of Marketing Development BEI, Nur Rachma Handayanie, membawakan topik “Investasi Jaman NOW” yang menekankan betapa pentingnya generasi milenial untuk mulai berinvestasi, tidak hanya sekedar menabung. Hal ini dikarenakan nilai mata uang yang disimpan di dalam tabungan dapat tergerus oleh nilai inflasi seiring berjalannya waktu, sedangkan produk investasi seperti saham, obligasi, dan lainnya dapat melawan inflasi karena nilainya yang lebih tinggi dibanding inflasi. Beliau juga memperkenalkan BEI, lembaga pasar modal yang mempertemukan pihak yang memerlukan dana (perusahaan) dengan pihak yang ingin berinvestasi (investor) melalui instrumen finansial seperti saham, obligasi dan reksa dana.

Peserta aktif dalam sesi pertanyaan seminar

Setelah istirahat siang, acara dilanjutkan dengan materi dari Pimpinan Cabang BNI Tokyo, Emil Azhar, yang memberi pengenalan tentang BNI Tokyo dan pengelolaan keuangan. Beliau memperkenalkan BNI sebagai satu-satunya bank perbankan yang memiliki cabang di Jepang dan telah terakreditasi oleh lembaga pengawas keuangan di Jepang, Financial Services Agency of Japan (JFSA). Beliau juga memperkenalkan produk tabungan dari BNI serta produk sekuritas yang dapat digunakan untuk investasi saham.

Pemateri berikutnya, CEO dari perusahaan konsultasi Exata Indonesia, Novi Prayitno, membawakan topik “Enam Langkah Menjadi Pengusaha dan Sukses Secara Finansial.” Pengusaha yang berlatarbelakang kenshusei di Jepang ini mengajak baik mahasiswa maupun tenaga kerja di Jepang untuk mengingat kembali tujuan awal pergi ke Jepang, karena banyak yang gagal mencapai apa yang dicita-citakan setelah kembali ke Indonesia karena melupakan tujuan awal. Beliau juga mengajak peserta untuk menjadi pengusaha tanpa takut akan kegagalan, karena pengusaha merupakan profesi orang-orang yang memiliki kesuksesan secara finansial.

Materi terakhir diberikan oleh SVP Divisi Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Pegadaian, Herin Maulida, bersama dengan AVP Divisi Komunikasi, Literasi, dan Inklusi, Khoiriyah Dwi Putranti, membawakan topik terkait investasi emas di Pegadaian. Beliau mengutarakan kelebihan emas yang cenderung stabil dengan likuiditas tinggi bila dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Dengan kelebihan yang demikian, beliau mengajak diaspora Indonesia untuk memulai investasi emas sejak dini.

Panitia dan pemateri berfoto bersama peserta peraih emas

Acara ditutup dengan pembagian doorprize berupa satu gram emas, yang disponsori oleh Pegadaian. Doorprize diberikan kepada 20 peserta peserta dengan pertanyaan terbaik, peserta yang memiliki nilai tertinggi pada tes sederhana yang diberikan pada saat acara berlangsung, serta peserta lainnya yang beruntung. Dengan ditutupnya acara, diharapkan peserta dapat mengelola keuangan dengan lebih bijak dan terdorong untuk memulai berinvestasi.

LIPI Menanti Kontribusi Diaspora Indonesia

KYOTO (10/05) – Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Laksana Tri Handoko, didampingi Dr. Nugroho Dwi Hananto (Plt. Kepala Pusat Penelitian Laut Dalam) dan Dr. Yan Rianto (Kepala Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) mengisi acara diskusi bersama diaspora Indonesia se-wilayah Kansai, Jepang. Topik yang diangkat adalah “Diskusi Diaspora bersama Kepala LIPI,” dan diselenggarakan pada tanggal 5 Oktober 2019 di kampus Uji, Kyoto University. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa Indonesia dan alumni dari berbagai kampus di daerah Kyoto, Osaka, Hyogo, Tokushima, dan bahkan Nagoya.

Kepala LIPI Dr. Laksana Tri Handoko memberi pesan kepada para akademisi Indonesia di Jepang

Memulai diskusi, Kepala LIPI menyinggung bahwa saat ini LIPI sedang membutuhkan banyak SDM peneliti baru. Meski demikian, beliau menekankan bahwa mulai tahun ini kriteria penerimaan CPNS LIPI ditingkatkan, yaitu minimal bergelar Doktor (sebelumnya Master) dengan batas usia maksimal 40 tahun (sebelumnya 35 tahun). Selain itu, LIPI juga membuka jalur PPPK untuk menjaring calon peneliti dengan usia lebih dari 40 tahun. Meski dampaknya mencari peneliti baru menjadi semakin tidak mudah, hal tersebut dilakukan untuk menjadikan lembaga riset tertua di Indonesia ini semakin kompetitif.

Namun di sisi lain, Kepala LIPI menjanjikan berbagai insentif yang layak untuk menarik para akademisi diaspora agar mau bekerja di dalam negeri. Beliau pun berpendapat jangan sampai birokrasi yang ada justru menghalangi peneliti yang potensial. “Saya tidak ingin banyak kesulitan muncul dari hal-hal yang bersifat administratif dan membuat kalian (akademisi) terdistraksi, karena kita ingin fokus pada requirement yang lebih substansial,” ungkapnya. Beliau pun membuka kesempatan kepada akademisi diaspora dari bidang apapun yang ingin bergabung dengan LIPI tanpa memberi kuota khusus, selama memenuhi syarat.

Peserta diskusi berfoto bersama pihak LIPI seusai acara

Kepala LIPI pun berpesan agar para mahasiswa tidak berpuas diri hanya dengan target meraih gelar Doctor, dan sebaiknya mencari prgram postdoc di berbagai negara jika ada kesempatan. Postdoc merupakan kesempatan untuk membuka jaringan seluas-luasnya, jangan hanya terpaku pada lab penelitian di kampus saat ini. “To be excellent scientists, you have to prove that you are acceptable at any places,” tegas beliau.

Terakhir, LIPI memberikan semangat kepada seluruh diaspora untuk tetap berkarya membawa nama baik bangsa Indonesia. Semangat Pelajar Indonesia!

More photos: shorturl.at/puBCF

Perayaan Natal Bersama Warga Kristiani Kansai 2018

Pada hari Sabtu, 22 Desember 2018, warga kristiani di Kansai melaksanakan perayaan Natal bersama di Tennoji Kumin Center, Osaka. Kegiatan yang mengusung tema “Amalkan Pancasila: Kita Bhinneka, Kita Indonesia” ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah Kansai, utamanya berasal dari Kyoto, Shiga, Osaka, dan Kobe. Tak lupa juga hadir di tengah-tengah perayaan Bapak Konsul Jenderal Republik Indonesia di Osaka, Mirza Nur Hidayat bersama ibu, beserta beberapa staf Konsulat Jenderal dan tamu undangan lainnya.

Bapak Konsul Jenderal dan Ibu bersama dengan Bapak Pendeta dan Romo

Perayaan Natal ini dibuka dengan pelaksanaan ibadah pada sekitar pukul 18.00 lalu dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panita dan Bapak Konsul Jenderal Republik Indonesia di Osaka. Setelah itu dilanjutkan oleh berfoto bersama dengan seluruh panitia yang telah mempersiapkan acara perayaan Natal tahun ini dengan sangat meriah.

Salah satu penampilan tari Tor-Tor khas Sumatera Utara yang dihadirkan di perayaan

Acara semakin meriah dengan persembahan pujian-pujian yang dibawakan oleh berbagai warga kristiani di Kansai, baik nyanyian bahasa Indonesia dan bahasa Jepang, dan beberapa tarian baik tradisional maupun modern. Tak lupa juga jamuan masakan Indonesia yang hadir semakin membuat acara perayaan Natal Bersama tahun begitu semarak. Acara lalu ditutup dengan doa bersama di pukul 21.00 JST.

Dialog Kegiatan PPI Kansai 2019 bersama KJRI Osaka

Pada hari Sabtu, 10 November 2018 telah diadakan rapat serta dialog Bersama dengan KJRI Osaka yang dihadiri oleh perwakilan dari PPI Jepang, PPI Kansai, dan PPI Komsat di dalam Kansai seperti PPI Kyoto-Shiga, PPI Osaka-Nara, PPI Kobe, PPI Tokushima, serta PPI Okayama. Dialog kali ini difokuskan untuk memperkenalkan dan membahas program KJRI dan PPI selama tahun 2019.

Dialog dibuka oleh Bapak Mirza Hidayat selaku Konsul Jenderal yang mempresentasikan fokus KJRI Osaka di tahun 2019, yang utamanya untuk meningkatkan nilai investasi dan perdagangan antara Jepang kepada Indonesia dan meningkatkan citra Indonesia di Jepang. KJRI Osaka juga berencana untuk mengadakan Festival Indonesia pada bulan Oktober 2019.

Acara dilanjutkan dengan makan siang sekaligus ramah tamah antara KJRI dan PPI. Setelah ishoma selesai, acara dilanjutkan dengan presentasi program kerja PPI Jepang serta PPI Kansai beserta seluruh komsat di tahun 2019.

Konsul Jenderal Bpk Mirza Hidayat dan PerwakilanPPI Kansai

PPI Jepang bekerja sama dengan beberapa pihak swasta akan mencoba untuk membuka informasi lapangan kerja bagi mahasiswa Indonesia yang ingin mencoba bekerja diJepang. Selain itu, PPI Jepang juga akan melaksanakan acara seni dan budaya Indonesia yang akan dilakukan di 7 komsat PPI di seluruh Jepang. Tidak hanya itu, beberapa Komsat di dalam  Kansai akan mengadakan acara budaya (PPI Kyoto-Shiga dan PPI Kobe), acara olahraga (PPI Kobe dan PPI Osaka/Nara), dan acara keilmuan (PPI Okayama).

Tahun 2019 sudah di depan mata, dan seluruh PPI telah siap untuk menjalankan program kerjanya masing-masing, Tunggu terus update lanjutan dari kami ya!

Temu Masyarakat dan “Friend of Indonesia”: Perpisahan Konsulat Jenderal RI, Pejabat KJRI, dan ITPC Osaka

Pada hari Kamis, 23 November 2017, bertepatan dengan hari libur nasional di Jepang, telah diadakan acara perpisahan Konsul Jenderal Republik Indonesia, pengurus ITPC Osaka, beserta beberapa petinggi KJRI di OMM Building Hall, Osaka. Acara yang bertajuk “Temu Masyarakat dan Friend of Indonesia” ini diselenggarakan dalam rangka berakhirnya masa tugas para pegawai di KJRI selama tiga setengah tahun. Dimulai pukul 11.00 siang waktu setempat, terdapat rangkaian sambutan berupa kesan serta pesan mengenai pekerjaan mereka di KJRI. Sambutan tersebut secara beruntun disampaikan oleh Bapak Djarot Purwoko Putro (Konsul Ekonomi II KJRI Osaka), Ibu Soenata Asmara (Konsul Penerangan Sosial dan Budaya KJRI), Ibu Putri Paramitha (BPRT KJRI Osaka), Bapak Adhi Kusuma Yudha Halim (Wakil Kepala ITPC Osaka), Ibu Hotmida Purba (Kepala ITPC Osaka), Bapak Tumpal M.H. Hutagalung (Konnsul Protokol dan Konsuler), dan terakhir oleh Bapak Wisnu Edi Pratignyo selaku Konsul Jenderal RI di Osaka.

Sambutan dari Bapak WisnuKonsul Jenderal RI di Osaka, Bersama Istri

Sambutan lantas diakhiri dengan tayangan foto-foto kegiatan para petinggi KJRI selama bertugas. Usai penayangan, memasuki jam makan bersama, beberapa pengurus PPI Kansai tahun 2017-2018 sempat berfoto bersama Konsul Jenderal RI di Osaka, Bapak Wisnu Edi Pratignyo. Adapun pengurus PPI Kansai 2017-2018 terdiri dari Ketua PPI Korda Kansai, Ketua PPI masing-masing Komsat (PPI Kyoto-Shiga, PPI Osaka-Nara, PPI Kobe, PPI Okayama, dan PPI Tokushima), Sekjen, Bendahara, Pengurus BPT Garuda Kansai, Koordinator Badan Usaha Tambahan, Badan Pengawas PPI Jepang, Koordinator Publikasi dan Kajian Strategis, serta Koordinator Humas dan Kemasyarakatan.

Konsul Jenderal RI di Osaka, Ketua PPI Kansai, dan Para Ketua PPI Komsat

 

Pengurus PPI Kansai Tahun 2017-2018

 

 

 

 

 

Setelah makan siang bersama, acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni seperti paduan suara, angklung, dan penampilan alat-alat musik lainnya. Tidak hanya warga Indonesia yang terdiri dari pegawai KJRI Osaka beserta keluarga, mahasiswa, dan pekerja magang, “Temu Masyarakat dan Friend of Indonesia” pun turut dihadiri oleh perwakilan warga Jepang. Melalui acara ini, diharapkan warga Indonesia yang berdomisili di Kansai dapat saling bersilaturahmi, memperluas jalinan komunikasi, dan merekatkan hubungan kerja sama baik dengan sesama warga Indonesia maupun warga Jepang.

Penampilan Grup Angklung dan Paduan Suara “Vocal Manis”

Indonesian Student Association Scientific Conference 2017

Kegiatan konferensi ini adalah konferensi International yang di sebut dengan the Indonesian Student Association Scientific Conference (ISASC-2017). Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan utama PPI Korda Kansai dibidang Scientific yang dilaksanakan oleh PPI Komsat Osaka Nara.

Konferensi ini di hadiri oleh Duta Besar RI, Konsulat General RI, ketua International affair, Osaka University, Ketua Center for International Education and Exchange (CIEE) Osaka University dan 41 oral presenter yang berasal dari berbagai negara (Indonesia, Japan, Malaysia, Belanda, Malaysia, dan Australia).

Kegiatan di mulai pada 09:30 sampai 17:25. Pukul 09:30, stand telah di buka untuk pendaftaran ulang peserta, pembicara maupun tamu undangan, kemudian para tamu undangan, pembicara, dan peserta memasuki ruangan main hall, setelah pemberian kata sambutan dari ketua pelaksana, Perwakilan Osaka University dan Konsulat Jenderal RI, kemudian dilanjutkan dengan plenary lecture.

Sesi Plenary lecture yang di mulai pukul 11:20 sampai 11:30 dari Dr. Ben Perkasa Drajat (Wakil DutaBesar RI), yang mengkanji tentang keadaan Indonesia saat ini, program sustainable development yang telah di laksanakan, serta peluang anak muda untuk mendukung program sustainable development untuk Indonesia. Kemudian di lanjutkan untuk plenary lecture ke dua dari Professor Matsuno, yang mengkaji tentang kondisi pendidikan di jepang dan peranan pemuda jepang dalam mendukung program sustainable development.

Setelah plenary lecture, di lanjutkan dengan sesi presentasi oral yang di bagi menjadi 5 katerogi yaitu Biotechnology and Genetic Engineering (Room A), Chemical Biology and Natural Product Chemistry (Room B), Material Sciences and Engineering Resources (Room C), Humanities and Social Sciences; Environment and Social Interaction (Room D) dan Humanities and Social Sciences; Government, Economic and Social Policy (Room E). Sesi pararel, di isi oleh Invited Speaker dan peserta presentasi oral lainnya. Room A di isi oleh Dr. Sastia Prama Putri, Osaka University dan 7 peserta peserta oral, Room B di isi oleh Dr. Ambara R Pradipta, RIKEN dan 10 peserta peserta oral, Room C di isi oleh Dr. Satria Zulkarnaen Bisri, RIKEN dan 10 peserta peserta oral, Room D di isi oleh Professor Tsukamoto, Osaka University dan 7 peserta peserta oral, Room E di isi oleh Dr. Dony Dahana Wiriawan, Osaka University dan 7 peserta peserta oral.

Distrubusi waktu pada sesi presentasi oral adalah sebagai berikut:
invited speaker melakukan presentasi selama 25 menit dilanjutkan dengan 10 menit Q dan A, kemudian dilanjutkan dengan 10 peserta oral lainnya dengan alokasi waktu 10 menit untuk presentasi dan 5 menit untuk sesi Q dan A. Dalam konferensi ini, setiap moderator per masing-masing bidang mengambil kesimpulan dari presentasi peserta dan menghubungankan dengan peranan program perkembangan berkelanjutan Indonesia.

Best presenter di nilai oleh moderator dan invited speaker dengan kategory penilaian yang di tentukan panitia the ISASC-2017. dalam konferensi ini ada lima best presenter dari permasing-masing bidang. Setelah pengumuman presenter terbaik dan disertai dengan pemberian penghargaan, kemudian di tutup oleh ketua pelaksana.

Info mengenai kegiatan ini dapat dilihat pada: http://isasc2017.ppion.org/

Indonesia Talent Show 2017. Pencarian bakat seni budaya anak bangsa di negeri sakura

Pada tanggal 13 Agustus 2017, PPI Kobe dengan sangat meriah telah melaksanakan Indonesia Talent Show 2017 yang merupakan acara pencarian bakat yang diusung untuk promosi dan memperkenalkan seni dan budaya Indonesia kepada bangsa asing, terutama Jepang. Selain itu, acara ini tentunya bertujuan menampung bakat-bakat seni dan budaya WNI yang tinggal di Jepang guna memupuk rasa cinta terhadap seni dan budaya Indonesia.

Kemeriahan LIVE SHOW Indonesia Talent Show yang dilaksanakan di Kobe Nada Hall, Kobe menghadirkan beberapa juri yang sangat kompeten dibidangnya yaitu:

  1. Professor Takayoshi Kuno (Graduate School of Medicine, Kobe University)
  2. Haraoki Kato dan PT. Yoshimoto Kreatif Indonesia Management
  3. Morii Kunioki (Kobe Indonesia Society)
  4. Ibu Rina F. Wahyuningsih (KJRI Osaka)

Acara yang di koordinir oleh saudara Yan Mardian, selain berhasil menarik beberapa sponsor seperti:

  1. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka
  2. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo
  3. Perhimpunan Alumni dari Jepang (PERSADA)
  4. Kobe International Community Center (KICC)
  5. Garuda Indonesia
  6. KYODAI Remittance
  7. Bank Indonesia
  8. HANAMAZA Pan
  9. EXATA
  10. SR 12
  11. NICE Cargo
  12. Kobe City
  13. Para donatur dan vendor bazaar

Selain sukses mendatangkan Hiraoki Kato yang merupakan musisi ternama dari Jepang yang telah menetap di Indonesia, acara Indonesia Talent Show 2017 juga mampu menarik antusiasme penenton dari berbagai kalangan. Hal ini terlihat dari estimasi jumlah penonton yang hadir dalam acara LIVE SHOW sekitar 350 orang dengan persebaran yang imbang dari warga negara Indonesia dan warga negara Jepang. Pelaksanaan acara LIVE SHOW Indonesia Talent Show 2017 yang diadakan bertepatan dengan Obon (hari libur musim panas di Jepang) merupakan salah satu strategi PPI Kobe dan akhirnya terbukti telah berhasil menarik banyak penonton warga negara Jepang, dan hal ini juga tidak terlepas dari pelaksanaan bazaar yang cukup meriah yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam acara ini.

Melihat kesuksesan PPI Kobe dalam pelaksanaan Indonesia Talent Show 2017 ini, maka KJRI Osaka sangat mengapresiasi serta berharap semoga acara Indonesia Talent Show ini mampu menjadi acara tahunan seperti halnya ajang olahraga tahunan PPI se Kansai yaitu PORMAS.

 

Februadi Bastian

Photo credit: Panitia ITS2017 Kobe

The 2nd Badminton Kansai Cup

Setelah persiapan yang matang dari panitia, Minggu, 8 July 2017 kemarin teman-teman dari PPI Kyoto-Shiga melaksanakan salah satu program kerja tambahan PPI Kansai dibidang olah raga yaitu Badminton Kansai Cup. Badminton memang merupakan salah satu olahraga yang populer bagi orang Indonesia tidak terkecuali bagi WNI yang sedang belajar atau bekerja di Jepang ini. Oleh karena itu sejak tahun lalu PPI Kansai menaruh perhatian khusus pada cabang olehraga ini dan menjadikannya sebagai salah satu program kerja tambahan

Sesuai namanya, pertandingan ini memang hanya untuk cabang olahraga badminton, sebanyak 32 pasang ganda putra bertanding dalam delapan group dibabak penyisihan, dua group dari masing-masing group kemudian akan melanjutkan ketahap selanjutnya. Beberapa wajah-wajah lama yang ikut bertanding di Badminton Kansai Cup tahun lalu di Okayama kembali turun lapangan untuk menguji kemampuannya tahun ini. Peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya para pelajar namun juga para pekerja yang berada di Jepang. Peserta juga tidak dibatasi harus berasal dari wilayah korda Kansai, 32 pasang peserta berasal dari Kyoto, Osaka, Kobe, Okayama, Yawata, Hyogo, Gifu, Nagoya, dan Ehime. Peserta dari Ehime yang paling jauh bahkan telah menginap di Kyoto semalam untuk mengikuti pertandingan esok hari.

Acara dimulai dengan pemberian kata sambutan sekaligus membuka acara oleh Bapak Konjen KJRI Osaka. Selain itu, Ibu Atdikbud juga hadir memberikan semangat kepada peserta. Dari pihak Kyoto University turut hadir Vice Rector memberikan apresiasi kepada panitia dan mahasiswa Indonesia yang melaksanakan kegiatan ini.

Keluar sebagai juara 1 yaitu pasangan Ahmad dan Angga dari Hyogo, juara 2 yaitu pasangan Djamil dan Idham dari Gifu dan juara 3 yaitu pasangan Dani dan Arya dari Osaka. Akhirnya kami ucapkan selamat kepada panitia pelaksana dari teman-teman PPI Kyoto-Shiga yang telah bekerja keras mempersiapkan dan mengatur jalannya pertandingan serta juga tak lupa selamat kepada para juara.

Salam,
Februadi

 

PORMAS 2017. Strengthen brotherhood and achievement through sport

Pelaksanaan PORMAS 2017 se Kansai telah terlaksana dengan capaian yang sangat memuaskan dengan jumlah peserta yang hadir sekitar 700 orang. Acara PORMAS 2017 ini dilaksanakan di 2nd Gymnasium and Shimizu Memorial Gymnasium, Tsushima Campus, Okayama University, Tsushima, Okayama 700-0082, Japan dengan penyelenggara yaitu PPI Okayama bekerja sama dengan KJRI Osaka. Adapun tujuan PORMAS 2017 kemarin yaitu untuk mempererat hubungan kekeluargaan, meningkatkan citra baik Indonesia, khususnya mahasiswa dan warga Indonesia lainnya, sekaligus mengenalkan Okayama kepada warga Indonesia di wilayah PPI Korda Kansai melalui kegiatan olah raga.

Acara dibuka oleh Bapak Konsul KJRI Osaka, dan ditutup oleh Ketua PPI Korda Kansai. Hampir seluruh kegiatan perlombaan dapat terlaksana tepat waktu namun penyerahan juara sedikit terlambat dikarenakan cabang futsal dan tenis lapangan  sempat dihentikan karena hujan. Adapun kontingen yang ikut berpartisipasi dalam pertandingan PORMAS 2017 ini terdiri dari 12 kontingen dengan rincian sebagai berikut:

  1. KJRI Osaka
  2. PPI Osaka-Nara
  3. PPI Kyoto-Shiga
  4. PPI Kobe
  5. IJEPA dan PPI Tokushima
  6. PPI Okayama
  7. PPI Hiroshima (kontingen tamu)
  8. EPA Nurse
  9. Kenshusei Okayama
  10. Kenshusei Osaka-Nara
  11. Kenshusei Hyogo
  12. Kenshusei Kyoto-Shiga

Ada 7 cabang olah raga yang dipertandingkan dalam kegiatan kali ini dan ditambah dengan permainan anak. Untuk juara umum PORMAS 2017  diraih oleh PPi Osaka-Nara, adapun hasil pertandingan di setiap cabang olah raga sebagai berikut:

  1. Tenis Meja Putra: Juara I: PPI Okayama 1 | Juara II: Kenshusei Okayama 2 | Juara III: PPI Hiroshima
  2. Tenis Meja Putri: Juara I: KJRI Osaka | Juara II: PPI Kobe | Juara III: EPA Nurse
  3. Bulu Tangkis Putra: Juara I: PPI Kobe | Juara II: PPI Osaka-Nara | Juara III: PPI Kyoto-Shiga
  4. Bulu Tangkis Putri: Juara I: PPI Osaka-Nara | Juara II: PPI Okayama | Juara III: KJRI Osaka
  5. Basket: Juara I: PPI Osaka-Nara | Juara II: EPA Nurse | Juara III: PPI Kyoto-Shiga
  6. Volley Putra: Juara I: Kenshusei Kyoto-Shiga | Juara II: Kenshusei Osaka-Nara | Juara III: Kenshusei Okayama
  7. Soft Volley Putri: Juara I: PPI-Osaka-Nara | Juara II: PPI Okayama | Juara III: Kobe
  8. Tenis Lapangan: Juara Bersama: PPI Kobe dan PPI Osaka-Nara | Juara III: PPI Okayama
  9. Futsal: Juara I: Kenshusei Kyoto-Shiga | Juara II: Kenshusei Okayama | Juara III: EPA Nurse

Adapun pesan dan kesan dari kawan-kawan PPI Okayama terkait pelaksanaan PORMAS 2017 yaitu ucapan terima kasih karena walau jarak yang jauh ternyata tidak menghalangi teman-teman untuk datang ke Okayama untuk bersilaturahmi dan bertanding, bahkan ada kontingen tamu dari PPI Hiroshima. Ketua PPI Jepang juga menyempatkan diri jauh-jauh datang dari Tokyo ke Okayama untuk menghadiri kegiatan PORMAS Kansai 2017 ini. Terima kasih atas kehadiran teman-teman semua baik sebagai atlet maupun suporter, tanpa kehadiran teman-teman semua PORMAS Kansai 2017 tidak akan bisa berjalan dengan sukses. Sampai ketemu dalam kegiatan PPI Kansai berikutnya.

Ditulis oleh: Agus Setiawan | Credit pictures: I wayan dan Februadi